Tema #BPNRamadan2021 dari Blog Perempuan Network di hari kesepuluh adalah menulis tentang lima buku favorit. Sayangnya, saya menulis artikel ini tidak di hari kesepuluh Ramadan karena beberapa hari kemarin badan sempat drop dan akhirnya terbengkalai deh ini blog. Semoga seterusnya bisa istikamah merawat diri dan blog, sehat wal'afiat. Aamiin. 

Kalau disuruh memilih lima biji doang buku favorit, saya bingung banget. Soalnya, buanyak banget buku favorit yang rasanya ingin saya sarankan ke teman-teman, sekaligus ingin saya ulas nantinya. Termasuk sulit juga jika buku-buku tersebut harus diurut dari nomor satu hingga nomor lima. Daripada bingung, saya kerucutkan berdasarkan bidang saja, ya. Karena sejak SMA saya senang baca buku yang bahasannya tentang parenting, akhirnya kali ini saya pilih buku parenting favorit (dari yang pernah saya baca).

Sebagian orang mungkin ada yang berpikir, membaca buku parenting terlalu 'kejauhan' kalau belum punya niat untuk menikah. Mungkin juga ada yang berpikir, membaca buku parenting sama seperti membaca bagaimana cara menjadikan anak sebagai 'robot' yang harus diatur oleh 'sistem' bernama parenting. Namun, bagi saya, membaca buku parenting tidak serta-merta hanya menyiapkan diri sebagai 'calon orang tua'. Lebih jauh dari itu, saat kita semakin banyak dan sering membaca buku parenting, semakin banyak hikmah yang didapatkan dari segala hal yang telah Allah ciptakan; salah satunya adalah perkembangan anak manusia. Rasanya, dari mulai sang ibu hamil hingga anaknya lahir dan bertumbuh-kembang, ada banyak tanda-tanda kekuasaan Allah yang melekat di sana. 

Tentu, membaca parenting bukan berarti bahwa anak adalah "robot" yang harus diperlakukan begini dan begitu oleh orang tuanya, melainkan untuk mengenal hak dan kewajiban anak dalam bingkai Islam (terutama dalam buku-buku yang saya baca). Kalau istilah kerennya, "memetakan fitrah-fitrah yang telah Allah karuniakan agar bisa memiliki visi-misi akhirat". Saya lupa siapa yang menulis istilah ini. Mohon maaf, ya 🙏🏻. Nah, berikut ini adalah buku parenting favorit saya yang perlu banget dibaca oleh teman-teman karena memang sebagus itu 🤗.

1. Prophetic Parenting
Buku terjemahan yang diterbitkan oleh Pro-U Media. Buku ini lumayan tebal, soft cover, dan lengkap. Dijelaskan sejak bayi lahir hingga sang anak tumbuh menjadi dewasa. Sesuai dengan judulnya, buku ini disusun sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah. Hal yang saya sukai juga, buku ini lengkap disisipi dalil, bukan sebagai penunjang, melainkan sebagai landasan. Tulisan ini selain jelas karena lengkap, juga karena sederhana dan mudah dipahami.

2. Segenggam Iman Anak Kita
Yaps. Mohammad Fauzil Adhim, seorang alumni psikologi ini lebih terkenal sebagai "pemateri" bahasan-bahasan parenting. Beliau yang memiliki pengetahuan-pengetahuan Islam, sering menggabungkannya dengan ilmu-ilmu psikologi yang beliau miliki. Bagi saya, buku ini adalah buku yang sangat mendasar yang perlu banget dibaca oleh para 'calon orang tua' agar kelak anak-anak dididik dengan iman dan tentu saja mendatangkan rida dan berkah Allah. Wajib. Wajib banget dibaca, ya. Ada banyak bagian dalam buku ini yang bikin nyess di hati kamu.

3. Saat Berharga untuk Anak Kita
Nah, kalau buku yang ini, penulis lebih mengarahkan pembaca sebagai 'ayah' yang kebanyakan perannya luput dari rumah-rumah. Padahal, peran ayah ini sangat vital dan fatal akibatnya. Meski begitu, buku ini juga tetap cocok dibaca untuk para wanita. Selain itu, isi bukunya masih hal-hal yang bersifat umum dan sangat cocok dibaca oleh siapa saja. 

4. Dunia Kali
Kalau yang ini, sebenarnya berisi cerita seorang bapak tentang anaknya, Kalijaga. Banyak kisah sederhana, konyol, juga menarik perhatian karena sikap Kali yang kadang polos, kadang (seperti) dewasa. Dalam cerita tersebut, penulis melakukan beberapa cara dalam mendidik sang anak dengan 'caranya sendiri' yang terlihat seperti nyeleneh, tetapi justru bijak. Pokoknya, betah banget baca buku ini. Selain membuat diri terhibur, ada banyak sikap yang dilakukan oleh penulis dan anaknya yang membuat hati tertegun dan otak berpikir. 

5. Happy Little Soul
(Dokumen pribadi tahun 2017) 
Buku ini ditulis oleh Ibuk Retno Hening. Dulu lebih terkenal sebagai ibuknya Kirana. Tentu sudah tak asing, ya. Salah satu hal yang bikin buku ini ngegemesin adalah desain cover dan isinya. Selain itu, Ibuk Retno Hening menulis seperti bercerita. Hal ini yang membuat pembaca menjadi terasa 'lebih dekat' dan sang penulis. Isinya? Tentu saja banyak yang patut dijadikan contoh. Bahkan, saya sempat geleng-geleng kepala karena Ibuk bisa sabar dalam mendidik anak dan menghadapi ujian. Seperti yang saya katakan, karena desainnya yang lucu dan pembatas bukunya bisa 'dimainin', buku ini cukup berkesan di hati saya. Sepertinya juga akan berkesan di hati banyak pembaca yang lain. Marketingnya memang keren hihihi. 

Catatan: Selain buku Happy Little Soul, saya tak memiliki dokumentasi gambar buku yang saya sebutkan tadi. Buku-bukunya pun di luar kota semua. Dalam artikel ini, gambar nomor satu hingga empat diambil dari laman goodreads.com, ya. 

Related Posts